Cantik Memang...Namun Anggota Begal

http://ngobrol-ngobrol-dunia.blogspot.com/2016/08/cantik-memangnamun-anggota-begal.html

Berita Terupdate ~ Komplotan begal yang ditangkap Tim Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut ini merupakan komplotan begal yang merampok dan membunuh korban Rudy Chandra Pemajayanto alias Atak (33), warga Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun, yang mayatnya dibuang ke Sungai Arun Dalu, Hamparan Perak.

Para pelaku yang diamankan yakni, Edo Miswanto (26), warga Jalan Mangaan, Mabar, Medan Deli; Ari Syaputra (21), warga Jalan Manggaan II, Mabar; MR (16), warga Jalan Platina I, Kelurahan Titi Papan, Medan Deli; dan Nurul Hasanah (19), warga Komplek PT IRA, Hamparan Perak.

“Keempat pelaku diamankan karena merampok dan membunuh korban Rudy Chandra Pemajayanto alias Atak (33), warga Jalan Brigjen Katamso. Korban ditemukan membusuk dengan leher terjerat kabel di aliran sungai Aran Dalu, Dusun V Karang Bangun, Desa Bulu Cina, Hamparan Perak, Kamis lalu (18/8/2016),” kata Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nur Fallah.

Kombes Nur Fallah mengatakan, aksi komplotan begal ini sangat terencana dan cukup matang. Dalam aksinya, Mereka mencari calon korban melalui media sosial (medoso), lalu mengumpankan perempuan cantik, sebelum merampok dan membunuhnya.
“Pelaku Edo mendapat nomor HP korban dari Facebook. Pelaku lalu menjalin komunikasi lewat aplikasi We Chat dengan menyamar sebagai perempuan,” ujarnya.

Setelah akrab, mereka sepakat bertemu di karaoke di kawasan Titi papan. Pelaku Edo kemudian menyuruh pacarnya, Nurul Hasanah, untuk menemui Rudi yang datang mengendarai Toyota Rush putih. Mereka kemudian karaoke di kawasan Titi Papan.
“Sekitar pukul 24.00 WIB, korban dan pelaku Nurul pulang dari karaoke. Sesampainya di kawasan KIM I, mobil mereka dihadang pelaku Edo, Miswanto, Kerdil, MR dan Ari,” ungkapnya.


Nurul kemudian turun dari mobil dan diantar MR pulang dengan sepeda motor. Pelaku Edo, Miswanto, Kerdil dan Ari naik ke mobil dan meminta uang kepada korban. “Korban hanya memberikan Rp 100 ribu, tapi mereka meminta semua uang korban,” sambungnya.
Para pelaku lalu mengikat tangan dan kaki korban dengan lakban lalu memukulinya. Leher korban juga dijerat dengan kabel. Setelah korban tewas, keempat pelaku membawanya ke Hamparan Perak dengan menggunakan mobil korban.


“Tubuh korban dibuang ke sungai di Hamparan Perak pada Kamis (18/8/2016) sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka kemudian menjual mobil korban seharga Rp 30 juta di Jalan Gaperta melalui dua perantara yang sudah kita tangkap. Kita masih mencari mobil korban dan penadahnya,” jelasnya.
Dari pelaku petugas mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa 2 cincin emas, 1 gelang emas, 1 kalung emas, 4 unit handphone, pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan pembunuhan, yakni sepasang sepatu, 2 celana, dan 2 baju.
Lalu, dua unit sepeda motor, yaitu Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BK 4337 UA dan Honda Vario Techno BK 2278 ACM. “Petugas juga mengamankan bekas lakban dan kabel merah lakban ini yang digunakan untuk mengikat korban dan kabel untuk menjerat leher korban,” akunya.

Polisi masih memburu satu rekan pelaku R alias Kerdil. “Dilihat dari perencanaan ini, diduga mereka sebelumnya pernah beraksi. Ini yang sedang kita telusuri. Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman minimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. 


 Nomor Bukaan 7 Pasaran Togel Tgl. 24 Agustus 2016 Mandiritogel.net 





BUTUH DANA TAMBAHAN??
PREDIKSI TOTO TERAKURAT??

PREDIKSI BOLA??

Bonus Mandiritogel.net
*Bonus New Member 5%
*Bonus Reff 2%
*Bonus Next Deposit 5K - 20K



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anjing Dijadikan Pemuas Nafsu Dirumah Bordil

"Warung Abang Adek" Bikin Pecinta Mie Mampus Kepedasan

Pernikahan Sejenis "Homo"