Bunuh Diri Karena Tekanan Kerja Yang Terlalu Berat

Berita Terpercaya ~ Gadis berdarah Jepang ini bekerja di perusahaan periklanan raksasa, Dentsu Inc.Matsuri Takahashi, karir cewek berwajah imut ini bisa dibilang cukup menakjubkan. Doi bekerja di sebuah perusahaan periklanan raksasa di Jepang, Dentsu Inc di bagian divisi akun digital. Tugasnya bertanggung jawab atas iklan online.
Dituntut bekerja lembur 105 jam per bulan, Sebagai seorang karyawan yang bekerja di perusahaan ternama, jam kerja Matsuri sangatlah padat. Ia dituntut untuk mengambil jam lembur lebih dari 70 jam setiap minggunya.
Jika dihitung, kira-kira sekitar 105 jam per bulan atau setara 4 jam perhari.
Karirnya emang sukses, tapi Matsuri justru ingin mati, Mungkin banyak orang yang bermimpi jadi kayak Matsuri, punya wajah cantik dan karir gemilang. Tapi nyatanya, Matsuri sendiri malah enggak menikmati hidupnya.
Sebagai pegawai di perusahaan bonafit, doi mengaku stress dan tertekan akibat beban kerja yang berlebihan. Bahkan sempet curhat lewat akun twitternya kalo dirinya kepingin mati,
Dalam usianya yang masih muda ( yakni 24 tahun), hidup Matsuri malah berakhir tragis. Ia nekat bunuh diri karena udah enggak sanggup menahan beban pekerjaan.
Doi ditemukan tewas di asrama pegawai Dentsu pada tanggal 25 Desember 2015. Gadis lulusan Fakultas Sastra Universitas Tokyo itu diduga menderita gangguan mental karena beban psikologis yang teramat besar.

Keluarganya yang ngerasa nggak terima dengan kematian Matsuri, akhirnya menggelar konferensi pers di Kantor Inspeksi Tenaga Kerja Mita, Tokyo pada Jumat 7 Oktober 2016.
Menurut cerita dari pengacaranya, Matsuri mulai bekerja di Dentsu sejak bulan April 2015. Semakin lama, beban kerja doi makin meningkat drastis.
Tentunya kasus Matsuri bukanlah yang pertama. Di tahun 1991, karyawan di perusahaan Dentsu ditemukan bunuh diri karena despresi jam kerja yang terlalu panjang. Perusahaan tersebut pun dilaporkan ke pihak berwajib dan diharuskan bertanggung jawab.
Sebagaimana yang dimuat dalam media The Asahi Shimbun, kasus bunuh diri akibat over bekerja, atau yang dikenal sebagai Karoshi tengah menjadi sorotan di Jepang. Menurut data di tahun 2015, telah terjadi 93 kasus percobaan dan bunuh diri akibat tekanan bekerja.
Buat menggapai cita-cita memang dibutuhkan kerja keras, Namun bekerja terlalu keras hanya akan membuat impianmu jadi sekedar mimpi. Boro-boro sukses, gilak iya!
Inget, jangan memforsir tenagamu. Apalagi sampe lupa makan, lupa beribadah, lupa liburan, lupa temen dan lupa keluarga. Lama-lama kamu bisa lupa diri sendiri lho! Bekerja terlalu keras enggak cuma bikin kamu despresi dan sakit, tapi juga nurunin produktivitas dan kreatifitasmu. Jadi bekerjalah dalam batas wajar, jangan sampe kamu mati konyol cuma gegara gila kerja.
BUTUH DANA TAMBAHAN??
PREDIKSI TOTO TERAKURAT??
PREDIKSI BOLA??
*Bonus Mandiritogel.net
*Bonus New Member 5%
*Bonus Reff 2%

Komentar
Posting Komentar